Recents Posts

Saturday, June 2, 2018

Sistem Operasi Jaringan | Media Penyimpan

Leave a Comment
 Merupakan sebuah perangkat atau alat yang dipakai untuk melaksanakan penyimpanan data atau Sistem Operasi Jaringan | MEDIA PENYIMPAN

Media Penyimpan- Merupakan sebuah perangkat atau alat yang dipakai untuk melaksanakan penyimpanan data atau informasi. Data atau isu yang disimpan sanggup berupa file, dokumen, program, aplikasi, dan sebagainya.

Cara penyimpanan data tersebut sanggup dilakukan dengan banyak sekali cara, dari mulai memakai cara manual menyerupai goresan pena tangan, hingga dengan penyimpanan canggih menyerupai modulasi elektromagnetik pada disk optic (CD/DVD).

Menurut saluran aksesnya, media penyimpanan sanggup dibedakan menjadi dua jenis, yaitu media penyimpanan primer dan sekunder.

Media penyimpanan primer ialah jenis media penyimpan yang sanggup di masuki kanal secara eksklusif oleh prosesor. Contoh dari media penyimpanan primer ialah RAM dan ROM.

Sedangkan media penyimpanan sekunder ialah suatu jenis media penyimpan data yang aksesnya dilakukan dengan melalui media penyimpanan primer.

Makara intinya, media penyimpanan sekunder tidak bisa diakses secara langsung, melainkan harus melalui media penyimpanan primer. Contoh media penyimpanan sekunder ialah Harddisk, CD/DVD ROM, dan Flashdisk.

Pada pembahasan kali ini, saya ingin sedikit memfokuskan pada media penyimpanan sekunder. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa teknologi dan isu dikala ini berkembangan dengan sangat cepat, begitu pula perkembangan pada media penyimpanan.

Media penyimpanan sekunder banyak diminati lantaran akomodasi dalam penggunaannya, selain mempunyai kapasitas ruang yang besar, media penyimpanan sekunder dikala ini juga telah mendukung fitur gres yang berjulukan "Live Operating System".

Live operating system ialah suatu metode instalasi sistem operasi terbaru yang dikhususkan pada sistem operasi Linux. Dengan adanya fitur Live OS ini memungkinkan user/pengguna sanggup menjalankan sistem operasi tanpa harus melaksanakan instalasi terlebih dahulu.

Makara sistem operasi Linux akan di tempatkan pada media penyimpanan sekunder menyerupai Flashdisk, CD/DVD. Dan ketika user ingin menjalankan OS tersebut, maka ia hanya perlu menghubungkan Flashdisk pada komputer dan dikala itu pula user sanggup menjalankan sistem operasi yang ada secara langsung, tanpa melaksanakan instalasi terlebih dahulu.

Tentunya ini merupakan sebuah evolusi yang efektif untuk penggunaan sistem operasi secara cepat, selain hemat waktu lantaran tidak memerlukan proses instalasi, fitur ini pula sangat cocok bagi anda yang punya pekerjaan dengan mobilitas tinggi.

Untuk jenis sistem operasi Linux yang bisa melaksanakan Live Operating System diantaranya Ubuntu, Fedora, Linux Mint, Knoppix, Slackware dan sebagainya.

Selain media penyimpanan sekunder yang sudah dijelaskan pada pembahasan diatas, dikala ini pula telah hadir sebuah penemuan terbaru dan tercanggih yang ada pada media penyimpanan. Inovasi canggih ini berjulukan "Cloud Storage".

Apa sih Cloud Storage itu?

Ia merupakan sebuah media penyimpanan online yang sanggup dipakai untuk menyimpan dan mengambil data secara online melalui internet.

Cloud Storage ialah sebuah layanan penyimpan data yang sangat efisien dan ekonomis. Sebab media penyimpan ini tidak mengharuskan user untuk menyediakan perangkat penyimpanan pribadi menyerupai komputer server.

Layanan server sudah disediakan oleh penyedia Cloud Storage, jadi anda sebagai user hanya perlu menyediakan media penghubung untuk mentransmisikan data ke server. Media penghubung itu ialah koneksi internet.

Contoh layanan media penyimpanan data Cloud Storage adalah:
  • Google Drive
  • OneCloud
  • Zippyshare
  • Usercloud
  • Kumpulbagi
  • Onedrive
  • Dropbox
  • Dll.


Pengelolaan Media Penyimpan

Kegiatan yang termasuk dalam pengelolaan media penyimpan diantaranya:
  • Pemantauan kapasitas
  • Perluasan kapasitas
  • Migrasi media penyimpan
  • Backup dan recovery
  • Virtualisasi sistem
  • Penghapusan data

1. PEMANTAUAN KAPASITAS

Pemantauan kapasitas berfungsi sebagai salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui besarnya penggunaan ruangan penyimpanan(harddisk) oleh user.


2. PERLUASAN KAPASITAS

Merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk menambah kapasitas atau daya tampung dari media penyimpanan. Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah dengan memanfaatkan RAID (Redundant Array Of Independent Disk).

RAID merupakan salah satu teknologi yang bisa menghubungkan beberapa harddisk hingga membentuk suatu kaitan. Sehingga nantinya akan didapat laba berupa kapasitas penyimpanan yang lebih luas, kemampuan pengolahan data yang lebih baik, dan kehandalan sistem yang mumpuni.


3. MIGRASI MEDIA PENYIMPAN

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses pemantauan kapasitas yang telah dilakukan sebelumnya. Migrasi media penyimpan pada umumnya menyerupai dengan proses menyalin setiap file yang ada di media penyimpan usang ke yang baru.


4. BACKUP DAN RESTORE

Backup dan Restore merupakan suatu aktivitas yang dipakai untuk mengamankan data dari permasalahan menyerupai data hilang, terhapus, atau rusak.

Backup ialah proses menyalin dan mensinkronkan data utama, dan akan diletakkan pada ruang penyimpanan tersendiri.

Sedangkan Restore ialah proses untuk memanggil data backup semoga muncul dan menampilkan data-data yang telah di Backup sebelumnya.


5. VIRTUALISASI

Virtualisasi merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk menyalin suatu sistem ke media penyimpan lain, sehingga memungkinkan untuk melaksanakan restore apabila terjadi duduk kasus pada sistem yang berjalan dikala ini.


6. PENGHAPUSAN DATA

Adalah aktivitas yang dilakukan untuk melaksanakan pembatalan pada data-data yang sekiranya tidak terlalu penting, maupun pada data sampah yang sudah tidak terpakai.

Dalam proses pembatalan data dilarang dilakukan secara sembarangan, lantaran apabila data penting juga ikut terhapus maka akan menjadikan duduk kasus gres pada sistem komputernya.


Kesimpulan

Media penyimpan ialah perangkat yang dipakai untuk menyimpan semua file, baik itu file sistem maupun file user. Maka dari itu media penyimpan dalam penerapan sistem operasi merupakan hal penting yang dilarang di abaikan, perlu adanya pengelolaan yang baik.

Pengelolaan yang terkait dengan media penyimpan sanggup berupa pemantauan kapasitas, migrasi, backup-restore, virtualisasi dan pembatalan data.

Itu beliau bahan sistem operasi jaringan pada BAB Media Penyimpan. Semoga sanggup bermanfaat, dan bisa menambah wawasan anda terutama anda yang bergelut dalam bidang teknik komputer.

Oh ya, jangan lupa untuk share dan komen bahan kali ini ya. Berikan kritik, masukan, atau opini anda mengenai bahan "media penyimpan" pada kolom komentar yang telah tersedia. Terimakasih.
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

0 Comments:

Post a Comment