Apa itu DualBoot? Tujuan dan Syaratnya? - Masgunggoyo

Apa itu DualBoot? Tujuan dan Syaratnya?

DualBoot, juga bisa disebut multiboot, merupakan cara seseorang untuk mengizinkan komputernya untuk memiliki 2 sistem OS yang terinstal pada satu hard drive, dengan catatan hanya bisa menggunakan salah satunya saat komputer diaktifkan. Jadi, saat seseorang tersebut menyalakan komputernya (yang sudah DualBoot), maka boot manager akan menunjukkan sebuah menu, untuk memberikan kita pilihan menggunakan diantara OS yang kita miliki.

Boot Manager bekerja dengan cara menggantikan Master Boot Record (MRB) dengan miliknya sendiri sehingga boot manager langsung dapat mengunggah sistem OS.

Kegiatan DualBoot yang paling populer dikalangan pengguna lanjutan ialah antara Windows dengan Linux, mulai dari Debian hingga Kali. Biasanya penggunaan dual seperti ini digunakan karena adanya tujuan khusus, semisal pekerjaan.

Melakukan DualBoot juga bukan perkara mudah, meskipun orang awam bisa melakukannya, tetap saja cara yang dilakukan cukup rumit. Minimal pengetahuan tentang komputer sangat diperlukan, apalagi dengan gaya bahasa pengguna komputer sehari-hari.

Nah, untuk itu adanya dualboot sendiri bukanlah suatu hal yang tidak bertujuan, adanya sistem seperti ini juga sebagai hal yang bisa mempermudahkan banyak pengguna. berikut ialah penjelasan mengenai dualboot itu sendiri.

Tujuan Melakukan DualBoot

Dilihat dari dualboot itu sendiri ialah pemasangan 2 OS pada satu hard drive, artinya OS satu tidak memiliki sangkut pautnya dengan OS lainnya, mulai dari file hingga informasi apapun, sekali lagi salah satu OS benar-benar tidak memiliki keterkaitan dengan OS lainnya. 

Oleh karena itu, dualboot bisa digunakan untuk membedakan tujuan penggunaan itu sendiri, semisal dualboot antara windows dengan windows, hal ini bertujuan untuk membedakan penggunaan sehari-hari dan untuk penggunaan kerja, jadi file-file penting kerja tidak mudah terganggu dan tetap aman.

Tujuan lain adalah untuk pembedaan user, semisal komputer personal dirumah yang bisa saja dipakai oleh anggota keluarga lainnya, meskipun ada fitur user pada windows sendiri, namun tetap saja ada file-file penting yang rawan, apalagi anak-anak biasanya suka eksplorasi dan mungkin saja tidak sengaja melakukan suatu yang fatal, dengan imbasnya adalah memengaruhi file-file penting tadi.

Meskipun begitu adanya tujuan dari dualboot sendiri, namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Contohnya adalah pemisahan atau partisi disk yang mana akan mengurangi jumlah total disk, jika disk yang kita miliki misalnya 500 GB, maka disk OS (biasanya disekitar 160 GB) akan mengurangi jumlah total untuk disk yang akan kita pisah sebagai tempat OS lainnya, hal ini tentunya terlalu kecil untuk kita bagi 2, perhitungannya adalah 500:2 artinya masing-masing OS akan mendapatkan 250 GB storage, dengan masing-masing OS akan mendapatkan sekitar 160 GB (biasanya Windows 10) maka per-OS hanya dapat 250-160= 90 GB untuk penyimpanan umum. Kalau di ponsel 90 GB lumayan banyak, namun untuk penggunaan komputer ataupun laptop 90 GB hanya bisa menampung beberapa hal yang kita butuhkan, contohnya game, film, maupun musik.

Untuk lebih jelasnya mengenai syarat melakukan dualboot, perhatikanlah apa yang saya sarankan dibawah ini.

Syarat Minimum

bukan syarat yah maksudnya, tapi minimum spesifikasi untuk melakukan dualboot.

  • Ruang Penyimpanan Besar atau Memadai

Kalau ruang penyimpanan komputer kita minim sekali seperti contoh 500 GB tadi, maka disarankan tidak melakukannya, takutnya adalah masalah kenyamanan penggunaan komputer untuk masa-masa yang akan datang.

  • Mengenal Tentang Partisi Disk

Hal ini untuk tindak pencegahan adanya kesalahan dalam melakukan partisi, misalnya jika kita salah melakukan partisi pada disk yang terisi maka dampaknya adalah file yang ada di dalam disk tadi. Namun jika masih tetap ingin melakukan partisi disk untuk penempatan OS lain, maka bisa dilakukan di tempat servis terdekat dengan beberapa biaya ganti jasa-nya,

Nah, itulah beberapa informasi yang bisa saya sampaikan, untuk Cara Melakukan DualBoot sendiri saya serahkan pada penulis lainnya "hehe", karena pengalaman saya saat melakukan DualBoot antara windows (yang saya pakai) dengan Kali Linux cukup rumit dan semrawut, meskipun tidak berdampak kesalahan pada komputer, tapi masih belum cukup pengetahuan saya untuk dibagikan disini. Nah, semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat.

0 Response to "Apa itu DualBoot? Tujuan dan Syaratnya?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel